Desa Tapis

Berita Desa

Pemerintah Desa Tapis Menghimbau Kepada Masyakat Untuk Mewaspadai Dan Lebih Teliti Dalam Melakukan Transaksi Jual Beli.

10 Desember 2023

307 Kali Dibaca

Admin

PASER, Gerbangkaltim.com – Uang palsu nominal Rp100 ribu beredar di Kabupaten Paser jelang Natal dan tahun Baru (Nataru). Kali ini yang menjadi sasarannya adalah pedagang kaki lima (PKL).

Johan, salah satu PKL di Kabupaten Paser, adalah salah satu korbannya. Ia sudah dua kali mendapat uang palsu nominal seratus ribuan. Kejadiannya belum lama ini, tepatnya 8 Desember 2023 lalu.

“Malam hari tanggal delapan kemarin anak buah saya yang jualan pentol kemarin lusa menerima pecahan uang 100 ribuan. Dia baru sadar kalau uang itu palsu. Setelah saya cek benar memang uang itu palsu,” kata Johan kepada Gerbangkaltim.com, Minggu (10/12).

Kejadian ini bukan pertama kali dirasakan Johan. Ia juga pernah mendapat uang palsu dua bulan lalu tepatnya di bulan Oktober.

Saat itu, Johan sedang berjualan dan menerima satu lembar uang seratus ribuan dari seorang wanita yang membeli dagangannya.

“Saya curiga uang pecahannya seperti dari kertas hasil cetakan sendiri. Saya protes kepada ibu itu, setelah itu baru dikasih uang asli,” kisahnya.

Wanita yang memberi yang palsu itu, kata Johan, tidak menyadari bahwa uang yang digunakan adalah uang palsu.

“Dia juga heran, katanya. Padahal uang itu dari bosnya,” tutur Johan menirukan ucay wanita itu.

Johan menambahkan, peristiwa ini bukan saja terjadi pada dirinya. Seorang temannya juga mengaku pernah mengalami hal serupa.

“Belum lama ini, kejadiannya belum ada satu bulan. Teman saya juga dapat uang palsu,” imbuhnya.

Dari kesemua uang itu, setelah diperiksa tidak ada terlihat gambar pahlawan yang tembus pandang. Logo Bank Indonesia (BI) tidak asli atau terlihat sama dengan bahan kertas printer yang dicetak sendiri menggunakan kertas HPS.

Peristiwa ini sudah dilaporkan kepada anggota Babinkamtibmas Desa Tapis, tempat Johan tinggal. Secara resmi kejadiannya ini belum dilaporkan kepada kepolisian.

“Tapi sudah saya lapor ke tetangga saya yang anggota Polisi. Kalau resminya belum,” ucap Johan.

Kepala Desa Tapis, Dody Ismanu, mengatakan peristiwa yang menimpa warganya ini perlu mendapat perhatian serius.

“Sudah tiga kali warga saya yang jualan dapat uang palsu. Sepertinya ini merajalela. Kalau satu kali kejadiannya mungkin kebetulan, tapi ini sudah ketiga kalinya. Semoga ini bisa jadi kewaspadaan kita semua,” katanya. (GK)

Kirim Komentar

Nama
No. Hp
E-mail
Isi Komentar

Komentar Facebook

statistik
penduduk

Desa Tapis
Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser

2374

Laki-laki

2332

Perempuan

301

BELUM MENGISI

5007

TOTAL

Laki-laki : 2374 ORANG

Perempuan : 2332 ORANG

BELUM MENGISI : 301 ORANG

TOTAL : 5007 ORANG

Transparansi Anggaran

APBD 2025 Pelaksanaan

APBD 2025 Pendapatan

APBD 2025 Pembelanjaan