BUMDes Desa Tapis Jalin Kerjasama dengan Fakultas Pertanian UMKT untuk Ketahanan Pangan
Tanah Grogot, 15 Januari 2026 – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tapis resmi menandatangani Perjanjian Kerjasama (Memorandum of Agreement) dengan Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BUMDes Desa Tapis, Andri Setiawan, dan Dekan Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital UMKT, Yuli Setiowati, S.P, M.P.
Kerjasama ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan dana desa, khususnya alokasi 20% untuk program ketahanan pangan melalui pengelolaan kebun desa dan kebun edukasi pertanian. Perjanjian yang berlaku selama tiga tahun ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tapis melalui pengembangan sektor pertanian yang modern dan berkelanjutan.
Program Unggulan
Ruang lingkup kerjasama mencakup berbagai bidang strategis:
Pendidikan dan Pelatihan : Masyarakat dan pengelola BUMDes akan mendapatkan pelatihan teknis budidaya pertanian modern, manajemen usaha pertanian, serta workshop pengolahan hasil pertanian dan diversifikasi produk.
Penelitian dan Pengembangan : UMKT akan melakukan penelitian teknologi pertanian tepat guna, kajian kelayakan ekonomi pengelolaan kebun desa, serta monitoring dan evaluasi program ketahanan pangan secara berkala.
Pengabdian Masyarakat : Program pendampingan teknis pengelolaan kebun desa, asistensi implementasi program ketahanan pangan, hingga fasilitasi pengembangan jaringan pemasaran produk pertanian.
Pengembangan Bisnis Digital : Sebagai nilai tambah, kerjasama ini juga mencakup pendampingan sistem informasi manajemen, pelatihan pemasaran digital, pengembangan e-commerce, serta branding dan promosi produk pertanian lokal.
Kebun Edukasi sebagai Laboratorium Lapangan
Salah satu keunggulan kerjasama ini adalah pemanfaatan kebun edukasi sebagai laboratorium lapangan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital UMKT. Kebun ini akan digunakan untuk kegiatan praktikum, magang mahasiswa, penelitian tugas akhir, hingga pengembangan program agrowisata edukasi.
Dekan Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital UMKT, Yuli Setiowati, menyatakan bahwa kerjasama ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Melalui kerjasama ini, kami berkomitmen untuk memberikan pendampingan teknis dan manajerial, melakukan penelitian untuk peningkatan produktivitas, serta memfasilitasi mahasiswa dalam pembelajaran praktis di lapangan," ujarnya.
Komitmen Pengelolaan Dana Desa
Kepala BUMDes Desa Tapis, Andri Setiawan, menyambut baik kerjasama ini sebagai langkah strategis meningkatkan kapasitas pengelolaan pertanian desa. "Kami akan mengelola dana desa untuk ketahanan pangan sesuai regulasi yang berlaku, dan dengan pendampingan dari UMKT, kami optimis dapat mengembangkan model bisnis pertanian yang produktif dan berkelanjutan," katanya.
Perjanjian ini juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pembiayaan operasional kebun desa bersumber dari dana desa dan sumber pendanaan lain yang sah, sementara biaya pendampingan dan penelitian diatur sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
Dampak untuk Masyarakat
Kerjasama ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Tapis, antara lain peningkatan produktivitas pertanian, peningkatan kompetensi masyarakat dalam bertani modern, peningkatan pendapatan BUMDes dari sektor pertanian, serta kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan desa.
Monitoring dan evaluasi akan dilakukan minimal dua kali setahun untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Dengan kerjasama ini, Desa Tapis selangkah lebih maju menuju desa mandiri dan sejahtera melalui pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin